PEREKONOMIAN

Produk Domestik Regional Bruto Kabupaten Nganjuk

Angka PDRB Nganjuk atas dasarharga berlaku tahun 2015 mencapai 14.996,35 milyar rupiah naiksekitar 12,65 persen dari tahun 2014 yang mencapai 13.311,50 milyar rupiah Sedangkan PDR Batas dasar harga konstan (2010) tahun 2015 mencapai 14.996,35 milyar rupiah, naik sekitar 12,66 % daritahun sebelumnya yang mencapai 13.311,50 milyar rupiah.

Sampai dengan tahun 2015 perekonomian Kabupaten Nganjuk masih didominasi sektor pertanian. Sumbangan sektor initerhadap total PDRB sampai dengan 2015 sekitar 39,77persen.

Sektor pertanian menjadi sektor unggulan bagi Kabupaten Nganjuk distribusi persentase PDRB ADHB terhadap total PDRB selalu diatas 30 persen. Sektor lainnya yang memberi sumbangan cukup besar terhadap perekonomian Kabupaten Nganjuk adalah sektor perdagangan. Sumbangan sektor perdagangan ditahun 2015 hampir mencapai 15 persen.

Keterangan :

A = Pertanian, Kehutanan dan Perikanan

B = Pertambangan dan Penggalian

C = Industri Pengolahan

D = Pengadaan Listrik dan Gas

E = Pengadaan Air, Pengelolaan Sampah, Limbah dan Daur Ulang

F = Konstruksi

G = Perdagangan Besar dan Eceran; Reparasi Mobil dan Sepeda Motor

H = Transportasi dan Pergudangan

I = Penyediaan Akomodasi dan Makan Minum

J = Informasi dan Komunikasi

K = Jasa Keuangan dan Asuransi

L = Real Estate

M, N = Jasa Perusahaan

O = Administrasi Pemerintahan, Pertahanan dan Jaminan Sosial Wajib

P = Jasa Pendidikan

Q = Jasa Kesehatan dan Kegiatan Sosial

R, S, T, U = Jasa Lainnya

Informasi Seklias

Kabupaten Nganjuk terletak antara 111o5' sampai dengan 112o13' BT dan 7o20' sampai dengan 7o59' LS. Luas Kabupaten Nganjuk adalah sekitar 122.433 km2 atau setara dengan 122.433 Ha . Dengan wilayah yang terletak di dataran rendah dan pegunungan, Kabupaten Nganjuk memiliki kondisi dan struktur tanah yang cukup produktif untuk berbagai jenis tanaman, baik tanaman pangan maupun tanaman perkebunan sehingga sangat menunjang pertumbuhan ekonomi dibidang pertanian. Kondisi dan struktur tanah yang produktif ini sekaligus ditunjang adanya sungai Widas yang mengalir sepanjang 69,332 km dan mengairi daerah seluas 3.236 Ha, dan sungai Brantas yang mampu mengairi sawah seluas 12.705 Ha.